Thursday, February 17, 2011

aku hidup keranaMu....

Biarlah airmata itu terus menitis, bahkan dengan itu hati ini akan
semakin basah dengan ketawadhu'an, qona'ah, juga menumbuhkan cinta
terhadap sesama. Mungkin airmata itu akan semakin membanjiri setiap
relung hati ini dengan kesadaran akan kembali kita kepada-Nya.
Biarlah kemudian, hari-hari selanjutnya penuh dengan airmata.
Airmata ketakutan akan azab Allah yang sangat pedih, sungguh,
airmata yang demikian akan mampu menyelamatkan kita. Airmata yang
terus mengalir tatkala menyaksikan bentuk-bentuk ketidakadilan,
kesewenang-wenangan, penindasan, dan kezaliman, sungguh, airmata
inilah yang akan memberikan tenaga sedemikian dahsyat untuk kemudian
membela dan mengangkat yang lemah. Airmata yang tak pernah berhenti
saat kita semakin mendekatkan diri ini dalam do'a, lafaz-lafaz
dzikrullah, dan dalam keheningan malam bersama-Nya, sungguh, insya
Allah airmata inilah yang dapat membuat kita tersenyum di yaumil
akhir kelak.

Menangislah di kala semua manusia membelakangimu dan menentangmu,
kita masih ada ALLAH sebagai tempat kita mengadu.

Dan bahawasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis
(53:43)

wallahu'alam...

No comments:

Post a Comment